Berbicara tentang sampah memang tidak akan pernah selesai jika tidak dibarengi dengan bagaimana mengelolanya agar tidak menjadi beban karena menimbulkan masalah lingkungan. Salah satu Upaya yang bisa dilakukan adalah dengan mengolah sampah-sampah rumah tangga menjadi pupuk tanaman.
KOMPER GAS yang berkomitmen mendukung kebijakan pengelolaan sampah rumah tangga, saat ini sedang giat melakukan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan lingkungan berkelanjutan, salah satunya adalah mencoba mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk cair (atau yang disebut air lindi).
Kegiatan ini dianggap sangat penting karena mendukung kegiatan yang lain yang saat ini sedang digalakkan, yaitu pengelolaan taman-taman di Kompleks Griya Agung Sentosa. Pupuk cair (air lindi) yang dihasilkan ini nantinya akan digunakan selain untuk memupuk tanaman di rumah masing-masing, juga untuk memupuk tanaman yang ada di taman-taman kompleks Griya Agung Sentosa.
Menggunakan galon bekas air mineral ibu-ibu yang tergabung dalam KOMPER GAS telah berhasil membuat tempat penampungan air lindi yang dibagikan ke beberapa ibu-ibu yang sudah siap melakukan pengolahan sampah rumah tangganya untuk menghasilkan air lindi. Untuk langkah awal dihasilkan 4 buah alat penampung air lindi, yang akan diujicobakan dengan harapan nantinya akan menjadi percontohan bagi ibu-ibu yang lain.
Selain membuat penampungan air lindi, pada saat yang bersamaan juga diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang proses memilah dan memilih sampah yang akan ditempatkan pada galon tempat membuat cairan lindi, agar hasilnya memuaskan. Penyampaian diberikan oleh beberapa ibu yang sudah punya pengalaman dalam membuat air lindi dengan menggunakan alat yang sama. (Susie Wae – Juni 2026)
Diterbitkan pada: 26 Juni 2026
Oleh: kompergas