Loading...

Detail Berita

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENDUKUNG KEBIJAKAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN

PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA MENDUKUNG KEBIJAKAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN

Rumah tangga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang mempunyai kontribusi besar sebagai penghasil sampah. Sampah rumah tangga yang terkumpul setiap hari akan menjadi permasalahan jika tidak diangkut dan dibuang ke tempat pembuangan sampah terakhir. Inilah yang terjadi selama ini, setiap rumah tangga sangat bergantung pada petugas pengambil sampah. Ketika sampah rumah tangga sudah terangkut dan terbuang di tempat pembuangan sampah terakhir, maka permasalahan berpindah ke tempat pembuangan sampah terakhir, karena menggunungnya buangan sampah dari berbagai rumah tangga. Akhirnya sampah menjadi permasalahan pemerintah daerah.

Terkait dengan Pengelolaan Sampah Rumah Tangga, Pemerintah Kota Bekasi mempunyai program Kemandirian dan Pengurangan sampah dari Hulu (Tingkat Rumah Tangga), yang meliputi:

1.     Pengurangan volume; yaitu mengurangi beban pengangkutan sejak dari lingkungan terkecil (RT/RW) dengan memanfaatkan ulang sampah melalui program PUASA (Pemanfaatan Ulang Sampah)

2.     Edukasi dan Bank Sampah, yaitu mendorong masyarakat untuk memilah sampah organic dan anorganik. Sampah bernilai ekonomi disalurkan melalui unit Bank Sampah untuk mendukung ekonomi sirkular.

 

Dalam rangka mendukung program pemerintah Kota Bekasi tersebut, Ibu-ibu Komplerks Griya Agung Sentosa melalui KOMPER GAS melakukan kerja sama dengan Bank Sampah RW 04 Kelurahan Jati Melati Kecamatan Pondok Melati dalam hal pemilahan sampah dan mengkonversikan sampah tersebut agar bernilai ekonomi. Hal yang dilakukan adalah, ibu-ibu Kompleks Griya Agung Sentosa yang tergabung dalam KOMPER GAS melakukan pemilahan sampah (seperti botol air mineral bekas, kardus, buku, dan minyak jelantah), selanjutnya sampah-sampah yang telah dipilah tersebut dibawa ke Bank Sampah RW 04 untuk ditimbang, dan nantinya akan dikonversikan ke dalam rupiah sesuai harga yang telah disepakati.

 

Meskipun pelaksanaannya belum melibatkan banyak rumah tangga di Kompleks Griya Agung Sentosa, namun minimal sudah muncul kesadaran beberapa ibu-ibu tentang pentingnya pemilahan sampah rumah tangga untuk menjaga lingkungan. Selain itu, kerjasama yang dilakukan dengan ibu-ibu pengelola Bank Sampah RW 04 Kelurahan Jati Melati Kecamatan Pondok Melati menambah pengetahuan bagi anggota KOMPER GAS terkait dengan jenis-jenis sampah hasil pemilaian yang bisa didaur ulang dan mempunyai nilai ekonomi, dan bagaimana cara menyimpan sampah-sampah daur ulang tersebut agar hemat tempat dan rapih, seperti kalau menyimpan botol bekas minuman air mineral sebaiknya tutup dan labelnya dilepas dan botolnya ditekan sampai bentuknya gepeng (hal ini untuk mengecilkan volume penyimpanan), sedang untuk kardus sebaiknya sudah diubah bentuknya menjadi tidak kotak lagi dan telah diikat dengan rapih. Pengetahuan seperti ini tentu saja menjadi penyemangat bagi ibu-ibu yang ingin berkontribusi aktif dalam program pengelolaan sampah. Semoga dari Gerakan Rumah Tangga ini bisa menjadi kontributor bagi terciptanya lingkungan yang berkelanjutan. (Susie Wae)


Diterbitkan pada: 4 Juni 2026

Oleh: kompergas